Go to content
Rear view of the EV6 being charged at a public charging station

Public Charging

Rasakan kemudahan dan kecepatan charging saat bepergian.
Dengan semakin meluasnya infrastruktur charging di area publik yang tersedia di pinggir jalan, taman, lokasi perumahan, dan pusat perbelanjaan, charging Kia EV Anda menjadi lebih cepat dan lebih nyaman dari sebelumnya. Tidak ada lagi kecemasan terhadap jarak yang jauh, nikmati kemudahan charging saat bepergian.

Kami telah memasang charger mobil listrik di dealer kami untuk melayani customer dengan lebih baik. Jika Anda tidak dapat mencapai public charging station, kunjungi Dealer Kia dan isi ulang baterai kendaraan Anda dalam periode waktu tertentu. Layanan ini menjadi pilihan yang nyaman bagi mereka yang mencari pengisian baterai dengan cepat.

FAQ

  • Pertama, parkirkan EV Anda di lokasi yang memungkinkan akses mudah ke port (lubang) charging, lalu buka port tersebut. Selanjutnya, hubungkan konektor charging yang sesuai ke port, lalu pilih jumlah yang diinginkan. Anda kemudian dapat membayar biaya charging menggunakan kartu kredit, kartu debit, atau aplikasi charging. Setelah charging selesai, cukup lepaskan konektor dan kembalikan ke tempat asalnya.
  • Baterai EV Kia dapat diisi menggunakan metode charging AC maupun DC. Charging AC tersedia di rumah dan public charging station, sedangkan charging DC hanya tersedia di public charging station karena kecepatannya yang tinggi (fast charging). Jenis charger mungkin bervariasi sesuai wilayah dan negara. Charging AC dapat menggunakan charger Tipe 1/Tipe 2, sementara charging DC dapat menggunakan charger CCS 1/CCS 2.
  • Public charging station biasanya membatasi waktu pengisian cepat (fast charging) hingga sekitar 40 menit karena kecepatan charging akan melambat secara signifikan setelah baterai mencapai 80% atau lebih. Pembatasan ini bertujuan untuk membantu banyak pemilik EV dapat mengisi baterai kendaraan mereka dengan nyaman sambil meminimalisir waktu menunggu.
  • Slow charging mengisi daya baterai secara perlahan dan dengan kecepatan yang konstan, namun biaya charging-nya lebih murah dan justru membantu memperpanjang usia baterai. Di sisi lain, fast charging mengisi daya baterai dengan cepat, namun biaya charging-nya lebih mahal dan dapat memengaruhi usia baterai jika dilakukan terlalu sering.
  • Disarankan untuk menghindari overcharging (lebih dari 80%) dan over-discharging (kurang dari 20%) untuk memperpanjang usia baterai. Menjaga State of Charge (SoC) antara 30% dan 70% juga disarankan untuk penggunaan baterai yang optimal.
  • Tarif charging ditentukan oleh biaya per 1 kW dan mungkin bisa berbeda berdasarkan kecepatan charging (slow/fast) dan durasi charging. Umumnya, slow charging lebih murah daripada fast charging.