Dengan semakin meluasnya infrastruktur charging di area publik yang tersedia di pinggir jalan, taman, lokasi perumahan, dan pusat perbelanjaan, charging Kia EV Anda menjadi lebih cepat dan lebih nyaman dari sebelumnya. Tidak ada lagi kecemasan terhadap jarak yang jauh, nikmati kemudahan charging saat bepergian.
Seiring dengan meluasnya infrastruktur charging di kota, provinsi, jalan raya, taman, tempat kerja, dan pusat perbelanjaan, kini Anda dapat melakukan perjalanan jarak jauh tanpa rasa cemas lagi.
Charging AC: Mengisi Daya hingga 11 kW
Charging AC adalah metode charging yang populer dan umum untuk mobil listrik. Metode ini paling ideal untuk home charging atau di tempat kerja, karena waktu yang dibutuhkan cenderung lebih lama daripada charging DC. Stasiun charging AC juga tersedia di area di luar rumah seperti tempat kerja, pinggir jalan, dan toko serba ada.
Charging DC: Mengisi Daya hingga 350 kW
Ini adalah cara tercepat untuk mengisi baterai EV Anda - yaitu di stasiun charging DC cepat di luar rumah dengan daya 50 kW atau lebih. Dengan metode ini, Anda dapat mengisi ulang baterai Anda dari 20% hingga 80% dalam waktu sekitar 40 menit.
selanjutnya
prev
Cara Menggunakan Charging Station
* Setiap jenis charger memiliki serangkaian konektor yang terkait, dirancang untuk penggunaan daya rendah atau daya tinggi, dan untuk charging AC atau DC. Namun dalam praktiknya, Anda hanya perlu memastikan bahwa Anda menggunakan titik charging dengan konektor yang cocok dengan kendaraan listrik Anda. Meskipun lokasi, jenis konektor, dan waktu charging Anda dapat bervariasi, prinsip dasarnya selalu sama dan sederhana: Parkir, colok kabel, selesai.
FAQ
Pertama, parkirkan EV Anda di lokasi yang memungkinkan akses mudah ke port (lubang) charging, lalu buka port tersebut. Selanjutnya, hubungkan konektor charging yang sesuai ke port, lalu pilih jumlah yang diinginkan. Anda kemudian dapat membayar biaya charging menggunakan kartu kredit, kartu debit, atau aplikasi charging. Setelah charging selesai, cukup lepaskan konektor dan kembalikan ke tempat asalnya.
Baterai EV Kia dapat diisi menggunakan metode charging AC maupun DC. Charging AC tersedia di rumah dan public charging station, sedangkan charging DC hanya tersedia di public charging station karena kecepatannya yang tinggi (fast charging). Jenis charger mungkin bervariasi sesuai wilayah dan negara. Charging AC dapat menggunakan charger Tipe 1/Tipe 2, sementara charging DC dapat menggunakan charger CCS 1/CCS 2.
Public charging station biasanya membatasi waktu pengisian cepat (fast charging) hingga sekitar 40 menit karena kecepatan charging akan melambat secara signifikan setelah baterai mencapai 80% atau lebih. Pembatasan ini bertujuan untuk membantu banyak pemilik EV dapat mengisi baterai kendaraan mereka dengan nyaman sambil meminimalisir waktu menunggu.
Slow charging mengisi daya baterai secara perlahan dan dengan kecepatan yang konstan, namun biaya charging-nya lebih murah dan justru membantu memperpanjang usia baterai. Di sisi lain, fast charging mengisi daya baterai dengan cepat, namun biaya charging-nya lebih mahal dan dapat memengaruhi usia baterai jika dilakukan terlalu sering.
Disarankan untuk menghindari overcharging (lebih dari 80%) dan over-discharging (kurang dari 20%) untuk memperpanjang usia baterai. Menjaga State of Charge (SoC) antara 30% dan 70% juga disarankan untuk penggunaan baterai yang optimal.
Tarif charging ditentukan oleh biaya per 1 kW dan mungkin bisa berbeda berdasarkan kecepatan charging (slow/fast) dan durasi charging. Umumnya, slow charging lebih murah daripada fast charging.